first section

Hi, Perkenalkan namaku Christa. Christa Biastirta Putri Irawan, Lahir di Surakarta, 13 Mei 2002, anak pertama dari tiga bersaudara, adik pertamaku berjarak 6 tahun dan adik keduaku berjarak 14 tahun denganku. 

Memulai pendidikan di TK Kristen, lalu melanjutkan di SD Kristen Manahan, kemudian sekolah di SMP Negeri 9 Surakarta, dan setelah itu saya melanjutkan di SMA Negeri 6 Surakarta. Sekarang saya melanjutkan pendidikan saya di Universitas Slamet Riyadi Solo. 

Saya memiliki ketertarikan dengan seni visual dan musik, tapi sekarang memilih linjur mengambil prodi Hubungan Internasional. Memepelajari berbagai macam bahasa sangat menyenangkan, pada saat SMA saya mengambil jurusan Bahasa. Selama 3 tahun saya belajar bahasa Jerman dan Mandarin sebagai mata pelajaran peminatan. Namun saya lebih tertarik untuk mempelajari bahasa Jerman karena Mandarin terlalu rumit bagi saya, di Bahasa Mandarin saya hanya bisa mengucapkan salam dan mengurutkan angka, saya hanya mengafalkan kata kata dasar dengan nada yang berantakan, namun untuk Bahasa Jerman saya rasa lebih mudah mempelajarinya, bahasa Jerman tidak terlalu sulit. 

Saya sudah dibiasakan menggunakkan dua bahasa sejak kecil, saat tk saya sudah diikutkan les bahasa Inggris. Namun saat SMP saya berhenti mengikuti les karena banyak kegiatan sekolah dan saya yang sudah bosan. Setelah lulus SMA, dan juga saat ini sedang pandemi, kegiatan saya sehari hari adalah bekerja part time di sebuah kursus bahasa Inggris di kota solo sebagai resources design. Setiap hari berinteraksi dengan menggunakkan bahasa Inggris membuat saya sedikit gugup. Disamping itu Manager Director dan Academic Director ditempat tersebut berasal dari Australia, dan mewajibkan berkomunikasi menggunakkan bahasa Inggris walaupun melalui online. 

Mengenai hobi, hobi saya adalah fotografi, saya suka memotret menggunakkan kamera analog karena hasilnya lebih unik. Memotret sambil berjalan jalan atau mini trip adalah sebuah hal yang sering saya lakukan sebelum pandemi. Saya berharap pandemi ini segera berakhir, saya memiliki whislist untuk mengujungi tempat tempat baru. Mengunjungi Van Gogh Museum, MoMA, dan Musée Marmottan Monet adalah wishlist saya sejak menyukai seni. 

Saya juga seorang collector merch, baik dalam bentuk merch seni dari van gogh atau monet, atau merch korea. Merch berbau vintage juga banyak saya koleksi, misal saat sedang thrift baju atau mengunjungi pasar antik ada barang kuno yang masih baik, saya juga tertarik. 

Saya tidak suka orang banyak, tidak suka keramaian, tidak suka menjadi pusat perhatian. Saya juga sulit memulai interaksi dengan orang baru, atau untuk pergi keluar saja saya harus berfikir duakali. Berada diruangan tenang dan menikmati waktu sendirian adalah hal yang sangat berharga. Ketika orang orang sedang berlomba lomba mencari muka untuk popularitas, lebih baik saya diam dirumah, melakukan hal hal yang lebih berguna misalnya melukis atau sekedar menonton film dengan subtitle bahasa asing. Tetapi jika pergi untuk memotret atau jalan jalan ketempat baru saya akan lebih memilih itu. 

Ambisi terbesar saya adalah ingin membuka museum seni kontemporer saya sendiri dan menjadi wanita karir yang sukses. Sejak SMA saya mencoba memenuhi kebutuhan sekunder dan membeli barang barang yang saya inginkan sendiri, mencoba tidak selalu meminta kepada orang tua. Role Model saya adalah Merry Riana dan Kendall Jenner, perempuaan yang bisa sukses dengan hasil kerja keras sendiri diumur yang masih muda. Selama pandemi ini saya merasa sedang diubah dan diproses baik secara mental maupun fisik, diproses satu demi satu. Saat berproses kuncinya adalah sabar dan tekun. 

0 Comments

Newest Oldest